SPMB 2008 terancam BATAL!

Berita keluarnya 41 dari 56 PTN (Perguruan Tinggi Negeri) peserta SPMB se-Indonesia sebagai buntut dari ketidakpuasan dalam pengelolaan dana dari pendaftaran calon mahasiswa baru peserta SPMB sangat mengagetkan sekali dan membingungkan masyarakat, apalagi kita semua tahu bahwa rencananya SPMB akan digelar pada tanggal 2-3 Juli yang akan datang. Lalu bagaimana nasib SPMB dengan ancaman pemboikotan pelaksanaan SPMB oleh 41 PTN ini? Haruskah kita sebagai orangtua dan calom mahasiswa yang menjadi korbannya? Untuk itu untuk para calon mahasiswa dan orangtua ikuti terus informasinya disini dan di media2 cetak, elektronik, maupun online agar dapat melakukan langkah2 yang tepat seandainya SPMB batal dilaksanakan atau ada tes yang baru (rencananya diberi nama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional/UMPTN). Kalau benar nantinya ada dua test, maka siap-siap untuk membayar 2 kali biaya pendaftaran! Masyarakat lagi yang menanggung akibatnya! Cape deh! – pr@bu “sungguh memprihatinkan pendidikan di negeri ini! udah biaya kuliah di PTN juga mahal, masuknyapun mau dibikin repot! Subhanallah!”

Baca berita terkait berikut ini, yang dicuplik (maaf mas: belum sempat minta izin) dari media2 yang ada :

10/3/08
Rektor ITB :
SPMB DAN UMPTN BIKIN BINGUNG
Erna Mardiana – detikBandung

Bandung – Keluarnya 41 PTN dari Perhimpunan SPMB yang berencana membentuk ujian seleksi swakelola yang dinamakan UMPTN dinilai akan membingungkan masyarakat. Institut Teknologi Bandung (ITB) hanya akan menyepakati seleksi ujian saringan masuk yang disepakati secara nasional.

Demikian disampaikan Rektor ITB Joko Santoso saat dihubungi detikbandung, Senin (10/3/2008). “Kami belum menentukan sikap. Kami masih menunggu. Jangan bikin bingung kita, saya yakin masyarakat sendiri akan bingung,” papar Joko.

Menurut Joko seharusnya masalah antara rektor dengan Perhimpunan SPMB mengenai pengelolaan keuangan pendaftaran mahasiswa baru ini bisa dimusyawarahkan, tanpa perlu adanya pembentukan jalur seleksi baru. “Itu kan hanya teknis pengelolaan keuangan, tidak perlu menjadi seperti ini masalahnya,” ujarnya menyayangkan.

Selama ini, dana yang dihimpun Perhimpunan SPMB seharusnya menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Oleh karena itu, uang tersebut harus disetor ke kas negara, bukan dikelola langsung Perhimpunan SPMB. Hal ini yang diprotes para rektor.

“Bagi kami terserah apa namanya, mau SPMB ataupun UMPTN yang terpenting itu adalah kesepakatan nasional. Saya tidak setuju jika ada dua jalur seleksi masuk nasional,” tegasnya.

ITB sendiri, kata dia, akan bersikap pasif dalam masalah ini. Pihaknya hanya akan menunggu kesepakatan di tingkat nasional.

“Kami lebih memikirkan seleksi masuk mahasiswa baru yang ada di ITB,” ujarnya. Dia menambahkan ada tiga jalur lain selain SPMB untuk masuk ke ITB yaitu kemitraan nusantara atau menyeleksi bibit unggul yang dikirimkan tiap daerah, ujian masuk daerah, dan ujian masuk terpusat.

10/03/2008 10:47 WIB
41 PTN Keluar dari SPMB, Unpad Belum Tentukan Sikap
Erna Mardiana – detikBandung


Bandung – Sebanyak 41 perguruan tinggi negeri (PTN) memutuskan keluar sebagai anggota Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau SPMB. Mereka berencana membentuk kepanitian penerimaan mahasiswa baru lewat koordinasi mandiri oleh sejumlah PTN. Universitas Padjadjaran (Unpad) sendiri hingga kini belum menentukan sikap.

Rektor Unpad Ganjar Kurnia saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin (10/3/2008), mengatakan pihaknya masih mempelajari sikap Unpad untuk keluar atau tidak dari anggota Perhimpunan SPMB. “Kami masih mengikuti perkembangan dan berkoordinasi dengan PTN lain di Bandung seperti ITB dan UPI,” ungkapnya.

Dia menjelaskan yang menjadi persoalan selama ini antara rektor dengan Perhimpunan SPMB adalah mengenai pengelolaan keuangan pendaftaran mahasiswa baru. Dana yang dihimpun Perhimpunan SPMB seharusnya menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Oleh karena itu, uang tersebut harus disetor ke kas negara. “Kemudian dikelola oleh pihak PTN,” tambahnya.

Namun selama ini Perhimpunan SPMB mengelola keuangan sendiri. Ganjar menilai itu melanggar hukum. “Kami sepakat jika penerimaan mahasiswa baru harus dilakukan secara nasional. Nah SPMB bisa melakukannya. Namun persoalan pengelolaan keuangan, masih belum bisa kami terima,” jelasnya.

Ketika ditanya kembali apakah kemungkinan Unpad juga akan keluar dari Perhimpunan SPMB, lagi-lagi Ganjar mengelak memberikan jawaban pasti. Dia menyatakan dalam waktu dekat, Unpad akan segera mengambil sikap.

Selama ini, jumlah PTN yang tergabung dalam SPMB sebanyak 80 PTN. Dengan keluarnya 41 PTN dari SPMB, maka yang tersisa 39 PTN lagi.

Sementara itu saat dihubungi terpisah, Rektor ITB Joko Santoso mengaku belum mendengar kabar tersebut. “Saya minta untuk mencari tahu dulu ya, baru nanti saya akan bicara,” ujar Joko.

10/03/2008 11:53 WIB
Rektor Unpad: UMPTN Bisa Jadi Alternatif selain SPMB
Erna Mardiana – detikBandung


Bandung – Meskipun jalur seleksi melalui SPMB secara teknis dinilai tidak ada cacat, namun ujian seleksi secara swakelola Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional (UMPTN) yang dilontarkan 41 PTN yang keluar dari SPMB dinilai bisa menjadi alternatif.

Demikian disampaikan Rektor Unpad Ganjar Kurnia saat dihubungi melalui telepon, Senin (10/3/2008). “Secara hukum itu yang paling pas. Para PTN berkumpul dan sepakat untuk membuat panitia bersama,” ujarnya.

Menurutnya langkah 41 PTN keluar dari Perhimpunan SPMB, tidak masalah. Sebab, Perhimpunan SPMB berupa badan hukum yang didirikan untuk pengelolaan testing mahasiswa baru secara nasional. “Itu kan perhimpunan SPMB nusantara. Pada awalnya kesepakatan rektor. Nah untuk sekarang kalau ada yang ingin membentuk UMPTN, tidak masalah,” ujarnya berpendapat.

Unpad sendiri, kata dia, hingga saat ini belum bisa memastikan apakah akan keluar dari Perhimpunan SPMB dan bergabung dengan UMPTN atau tidak. “Kami belum tahu, bisa jadi ikut dua-duanya,” kata Ganjar.

Meksi demikian, kata dia, hal yang paling krusial dibentuknya UMPTN adalah waktu yang mepet. Pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru yang biasanya digelar sekitar Juni hingga Juli, akan membuat persiapan teknis untuk penerimaan mahasiswa baru akan terburu-buru.

“Kalau panitia SPMB kan sudah punya pengalaman yang lama, sehingga bagi mereka tidak masalah. UMPTN pun bisa tidak jadi masalah, toh saya yakin mereka pun bisa melakukan persiapan dengan maksimal,” tandasnya.

Menteri Pendidikan Tinjau Ulang Kebijakan SPMB
Senin, 10 Maret 2008 | 14:26 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo berjanji untuk meninjau ulang kebijakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Menurut dia, selama ini ada proses yang kurang sesuai dengan Keppres No 80 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB).

“Saya minta PTN untuk memberikan masukan ke Dirjen Dikti,” kata Bambang di sela-sela pertemuan 9 menteri pendidikan dari negara berpenduduk terbesar (E9) di Nusa Dua, Bali, Senin (10/3). Ia merespons sikap 41 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menyatakan akan menggelar SPMB sendiri tanpa melibatkan Departemen.

Seperti diberitakan, Universitas Diponegoro Semarang dan 40 Perguruan Tinggi Negeri memutuskan keluar dari Perhimpunan SPMB . Mereka keberatan dengan pengelolaan keuangan dari pendaftaran calon mahasiswa yang dinilai keliru dalam menerjemahkan aturan pemerintah lewat Keputusan Menteri keuangan (Kepmenkeu) Nomor 115 pasal 2 B Tahun 2001 tentang Tata Cara Penggunaan Penerimaan Negara Bukan Pajak pada PTN. Dana yang dihimpun Perhimpunan SPMB seharusnya menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan harus harus disetor ke kas negara.

Menurut salah-satu anggota SPMB Dr Bejo Sujanto, selama ini uang SPMB disetor dulu ke panitia pusat bentukan SPMB kemudian dibagi ke regional yang terdiri dari 3 region. Rektor Universitas Negeri Jakarta(UNJ) ini menjelaskan, bila disetor sebagai PNPB ke Menteri Keuangan sebenarnya hampir sama. “ Hanya alurnya saja yang berbeda,” tegasnya di sela pertemuan E-9.

Keberatan dari PTN yang sebagian besar di Indonesia Timur, menurutnya, karena proses pembagian dinilai kurang transparan. Dia berharap, masalah ini akan segera diselesaikan oleh Dirjen Dikti terutama untuk menghindari adanya 2 kapanitian SPMB, yakni panitia pusat dan panitia daerah. Bila itu terjadi, biaya SPMB akan menjadi lebih mahal sehinggga mengurangi akses calon mahasiswa untuk memilih pendidikan tinggi negeri dimana pun di Indonesia. Rofiqi Hasan

UGM Tetap Ikuti SPMB
Senin, 10 Maret 2008 | 14:59 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ir Sujarwadi mengatakan UGM tidak akan mengikuti jejak 41 dari 56 perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia yang akan memboikot pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2008.

Sujarwadi mengatakan sistem SPMB sekarang ini masih tetap efektif dalam menjaring mahasiswa baru, termasuk UGM yang sudah menjadi BHMN (Badan Hukum Milik Negara). Sistem SPMB dinilai tidak mendatangkan permasalahan apa pun.

“Kita lihat SPMB masih cukup efektif dan efisien. Hanya saja bagi beberapa PTN lain yang khususnya belum BHMN sepertinya mendatangkan banyak masalah,” kata dia, Senin (10/3).

Menurut dia, UGM akan mengikuti sistem yang akan dilakukan oleh pemerintah apa pun namanya termasuk SPMB. Hanya saja ia berharap agar sistem seleksi ini bisa diakses oleh seluruh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia dan berskala nasional. Sujarwadi mengakui sistem SPMB ini hasilnya masih kurang optimal dibanding sistem Ujian Masuk (UM) yang telah lama dilakukan UGM.

“Berdasarkan studi, memang mahasiswa yang masuk melalui ujian masuk lebih baik. Tetapi ujian nasional seperti SPMB tetaplah kita gunakan agar tetap ada akses bagi orang yang jauh dari UGM bisa masuk ke sini,” kata dia.

Sujarwadi mengakui nasib SPMB ini memang sangat bergantung dari komitmen PTN di seluruh Indonesia. Jika sebagian besar mengancam memboikot, maka hal itu juga akan mengakibatkan PTN lainnya kesulitan untuk menggelarnya.

Sudjawardi juga membantah UGM mempersoalkan masalah keuangan. Sebagai BHMN, pihaknya juga tidak terlalu tergantung pada SPMB karena sudah beberapa tahun terakhir menggelar seleksi sendiri. “Memang untuk kalangan PTN ada hal yang dipersoalkan. Masalahnya apa, silakan tanya ke PTN,” kata dia.

Seperti diketahui sebelumnya 41 dari 56 perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia mengancam memboikot pelaksanaan SPMB 2008 bila masih tetap ditangani oleh Perhimpunan SPMB Nusantara. Kesepakatan itu tertuang dalam pertemuan perwakilan 41 rektor dan pembantu rektor perguruan tinggi negeri se-Indonesia di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jatim, Minggu (9/3) kemarin.

Pihak PTN menilai pelaksanaan SPMB selama ini sudah baik, namun kurang transparan dalam segi keuangan. Uang tidak masuk ke kas negara. Karena itu, selama masih dilaksanakan SPMB oleh lembaga, seluruh PTN sepakat menyelenggarakan sendiri dengan nama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional.

MUH SYAIFULLAH

UI Tetap Ikut SPMB
Senin, 10 Maret 2008 | 15:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dan tidak akan menggelar seleksi mahasiswa sendiri. Alasannya, menurut Rektor UI Gumilar R. Soemantri, adalah efisiensi dan nilai positif bagi UI untuk berkontribusi pada integrasi bangsa.

“Siswa dari Aceh hingga Papua dapat ikut tes untuk memilih UI dari tempat masing-masing,” dia menjawab Tempo melalui layanan pesan singkat, Senin.

Alasan lain, Perhimpunan SPMB mempunyai pengalaman, teknologi, jaringan, kredibilitas dan reputasi yang telah teruji selama 27 tahun.

Ia menanggapi keluarnya 41 Perguruan Tinggi Negeri dari Perhimpunan SPMB, kemarin (9/3). Sebab, Perhimpunan SPMB dinilai telah keliru dalam mengelola keuangan dari pendaftaran calon mahasiswa. Sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor 115 pasal 2 B Tahun 2001 tentang Tata Cara Penggunaan Penerimaan Negara Bukan Pajak pada PTN, dana yang dihimpun Perhimpunan SPMB seharusnya menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan harus disetor ke kas negara. Reh Atemalem Susanti

41 PTN Keluar Dari Perhimpunan SPMB
KOMPAS/ PRIYAMBODO
Minggu, 9 Maret 2008 | 19:02 WIB

SEMARANG, MINGGU– Universitas Diponegoro Semarang dan 40 Perguruan Tinggi Negeri lainnya secara resmi memutuskan keluar dari keikutsertaannya sebagai anggota Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau SPMB.

Selanjutnya, kepanitiaan penerimaan mahasiswa baru dari jalur SPMB akan dilakukan lewat koordinasi mandiri oleh sejumlah perguruan tinggi yang telah memutuskan untuk keluar tersebut.

Ketidakcocokan antara sejumlah rektor PTN dengan Perhimpunan SPMB mengenai pengelolaan keuangan dari pendaftaran calon mahasiswa baru menjadi alasan utama keluarnya 41 PTN. Selama ini, keanggotaan Perhimpunan SPMB berjumlah sekitar 80 institusi.

“Perhimpunan SPMB keliru menerjemahkan aturan pemerintah lewat Kepeutusan Menteri keuangan (Kepmenkeu) Nomor 115 pasal 2 B Tahun 2001 tentang Tata Cara Penggunaan Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Perguruan Tinggi Negeri. Hal itu yang kami tidak sejalan. Karenanya, Undip dan beberapa PTN lain akan keluar dari Perhimpunan SPMB,” tegas Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Dr dr Susilo Wibowo melalui Kepala Humas Undip Adi Nugroho di Kota Semarang, Minggu (9/3).

Selama ini, karena merasa menjadi sebuah organisasi swasta, perhimpunan SPMB menilai pengelolaan keuangan adalah wilayah otonom mereka. Akhirnya, laporan keuangan hanya disampaikan dalam rapat pemegang saham setiap akhir tahun.

Namun demikian, sejumlah PTN yang memutuskan keluar tersebut menganggap dana yang dihimpun Perhimpunan SPMB seharusnya menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Oleh karena itu, uang tersebut harus disetor ke kas negara. Penggunaan dana untuk operasional dapat dilakukan dengan mengajukan proposal terlebih dulu.

Menurut Adi, 41 PTN yang memutuskan keluar dari Perhimpunan SPMB didominasi oleh perguruan tinggi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, serta DI Yogyakarta. “Seluruh PTN dari Jatim, Jateng, dan DIY memutuskan keluar. Ada kemungkinan, perguruan tinggi negeri lainnya menyusul,” kata dia.

Sebagai ganti SPMB, Undip bersama 40 PTN lain, akan mengadakan kembali Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Rencananya, pendaftaran UMPTN akan dibuka pada Juni mendatang. Kepastian tanggal pelaksanaan akan diumumkan kemudian, menunggu hasil rapat koordinasi dengan sejumlah PTN lain, pertengahan Maret 2008.

Adi menjelaskan, pelaksaaan pendaftaran UMPTN kemungkinan akan bersamaan dengan pendaftaran Ujian Mandiri Undip tahap dua yang juga akan diselenggarakan pada Juni atau Juli mendatang, termasuk pengumuman penerimaannya. Keseluruhan mahasiswa baru yang dijaring melalui UMPTN, UM Undip satu, dan UM dua serta Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB) akan masuk kuliah awal September 2008 .

“Sekali lagi perlu ditegaskan, seleksi penerimaan mahasiswa baru guna menjaring mahasiswa baru Undip tahun 2008 ini tetap ada, hanya kepanitian yang menaunginya yang berbeda,“ucap Adi. (A05)

Media Indonesia

Minggu, 09 Maret 2008 19:24 WIB

41 PTN Ancam Boikot SPMB

Reporter : Faishol Taselan

SURABAYA–MI: 41 dari 56 perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia sepakat bakal memboikot pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Tahun 2008, bila masih tetap ditangani oleh Perhimpunan SPMB Nusantara.

Kesepakatan itu tertuang dalam pertemuan perwakilan 41 Rektor dan Pembantu Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Minggu (9/3).

“Seluruh PTN sepakat menyelenggarakan penerimaan mahassiwa sendiri dengan nama lain bukan SPMB yang ditangani oleh perhimpunan,” kata Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Fasichul Lisan.

Diantara PTN yang hadir diantaranya Universitas Udayana, ITS Surabaya, Unair Surabaya, Unesa Surabaya, Unibraw Malang, Universita Trunojoyo Madura, Universitas Khoirun Ternate dan Universitas Negeri Jember.

Panitia pertemuan tidak mengungkapkan empat PTN yang tidak mendukung. Namun, nama Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta dikabarkan tetap menginginkan SPMB digelar oleh Perhimpunan.

Menurut Fasich yang ditunjuk sebagai juru bicara, pelaksanaan SPMB selama ini sudah bagus namun kurang transparan dalam segi keuangan karena uang masuk ke perhimpunan bukan negara. Karena itu, selama masih dilaksanakan SPMB oleh perhimpunan, seluruh PTN sepakat menyelenggarakan sendiri dengan nama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional (UMPTN).

“Pembahasan materi teknis sudah matang. Semua menyatakan setuju dengan pelaksanaan itu dan keluar dari perhimpunan, teknisnya akan dibicarakan lebih dalam lagi diantara PTN,” katanya.

Nantinya, kata Fasich, panitia nasional akan menyerupai panitia sebelumnya hanya nama yang berbeda. Teknis pembayaran berbeda dengan SPMB sebelumnya.

Bila sebelumnya seluruh keuangan pendaftaran masuk perhimpunan dan dibelanjakan untuk kepentingan tes, maka UMPTN nanti uang masuk ke bank, kemudian ditranfers ke kas negara baru ke masing-masing rekening PTN atau Rektor.

“Jadi, semua keuangan bisa dipertanggungjawabkan karena masing-masing rektor memiliki rekening sendiri. Semua PTN sudah sepakat mengunakan cara itu,” ujarnya.

Fasich menegaskan seluruh keputusan dari pertemuan ini akan dikomunikasikan dengan Dirjen Dikti di Jakarta. Fasich optimis Dirjen Dikti sepakat dengan usulan para rektor.

“Saya rasa kalau berangkat dari perlunya tranparansi dan untuk kepentingan negara, usulan para rektor ini akan mendapat tanggapan baik dari Dirjen. Ini untuk kepentingan negara juga,” ujarnya. (FL/OL-06)
Bagaimana pendapat blogger sekalian?

Salam,

pr@bu

 

33 Tanggapan

  1. saya seorang mahasiswa salah satu pTS d bdg pengen ikutan lagi SPMB 2008 kasih taw ya informasi pendaftarannya
    teruz sama diplomanya juga!!!saya penegn masuk UNPAD niii

    @
    Sering-sering aja mampir disini ok? Beberapa leaflet informasi UM/USM/SPMB sudah ada disini!

    Salam,
    pr@bu

  2. ya,sebagai calon mahasiswa baru.tidak setuju,karena dirasa memberatkan para calon mahasiswa,kami tidak tau prediksi soal-soal yang akan keluar dalam UMPTN.yang selama ini kami persiapkan adalah soal-soal SPMB.selain itu kami juga masih berat dengan kebijakan UN yang 6 mapel.mohon kebijakan itu dipikirkan lagi.terimakasih

    @
    Bagaimana Bapak Rektor? Bapak Menteri ?
    pr@bu

  3. aduw2 mampuz gw kalo kgak ad spmb…………

    jgn sampe…….

    hiks8x…..

    eh tmen2 kalo ada berita ttg spmb,ksh taw gw at;
    my_chemical_fantasy_ok@yahoo.co.uk

    gw tnggu bgd…
    thxxxxxx…………….alot…………….

  4. gmn donk klo g’da spmb,,,,,,,
    bingung aq..
    tolong donk dipikirin lagi,,,,n cari solusi yg baek
    yang g’ merugikan calon mahasiswa,,,,,
    jangn sampe deh g’ da spmb….

    @
    gak usah bingung, tetap fokus pada belajar persiapan UN dan Tes masuk PTN. Apapun namanya nanti mau SPMB, mau UMPTN atau kedua-duanya yang jelas seleksi masuk PTN pasti ada, ok?

    Salam, pr@bu

  5. Duh kasihan anak bangsa, sudah kenyang soal UN yang 6 mata pelajaran sekarang harus menelan pil pahit “keputusan sepihak” 41 PTN. Ya Allah, mau dibawa kemana bangsa ini, tolong dong untuk Pak Menteri DikNas perhatikanlah anak2 bangsamu ini, apakah engkau tega melihatnya, UN tidak jelas untuk meneruskan pun susah, Ini proyek pendidikan atau penghancuran sih?????????
    Juga untuk para Rektor jangan cuma pikirkan uang yang masuk ke PT anda saja donk, pikir nasib kami yang sebentar lagi akan mati pelan2 akibat keputusan anda itu……………..

  6. mau UMPTN ato SPMB…
    asal jelas..
    jangan bikin calon mahasiswa jadi rugi..
    udah uannya 6 pelajaran…
    masa masuk PTN juga mau dipersulit..

  7. sumpoah!!
    mau kul bingung mau lu2s bingung??
    kasihan i kami…

  8. aduh..
    kacian ni anak bangsa sekarang..
    mau lu2s susah..
    mau masuk kul juga susah..

    pak menteri..,tolongin kita donk..
    kita masih butuh ilmu!!

  9. Assalamualaikum

    Wahai teman-temanku semua, meskipun qt merasa bingung dengan UAN dan SPMB, sebaiknya kita Tetap Semangat belajar!!! ok. Semangat, Semangat!!!!!

    @
    Bagus! SETUJU !!!!!

    pr@bu

  10. udah bubari spmb+umptn
    ga ada yng mau terbuka
    masuk ptn skrg ga jelas
    UUD=Ujung-Ujungnya Duit
    Kasihan yang kurang mampu
    lagipula kurang ada pemerataan
    adakan SINPENMARU

  11. Inilah gambaran arogan,, penyakit yang udah merasuk kemana-mana. urusan duit aja ributnya setengah mati,,, biaya kulaih dah mahal, daftar mahal apa jadi mahal di pendidikan. Yang dirugikan dan dibingungkhan pasti calon mahasiswa/rakyat. Sebuah gambaran carut marut dunia birokrasi dan sampai ke ubun2 kali yah.

    Mestinya pendidikan itu nga usah lah masuk kedunianya otonomi daerah kelola aja ama negara. Mestinya negara bisa jadi lebih arif,, dengerin rakyat. Kapitalisme tulen benar2 terjadi di negeri tercinta ini.

    Merdeka

  12. astaghfirullah…
    innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
    na’uzhubilla min zalik
    ada apa toh???
    bgmn sih indonesiaku…
    apa nggak cukup 6 buah UN.
    Hbs SPMB apa lagi nih???
    Gak puas bgt ya memprlkukan kmi spt ini
    emank kmi slh apa toh pak…
    kok sgthu bgt sama kmi…

    gmn bncn gak brkpanjangan kalo pmimpinnya aja msh amburadul

    gak malu tuh sama negara tetangga…
    cukup sudah kita malu sebagai negara terkorup di dunia.

    innalillah deh

  13. bumi gonjang-ganjing
    pusatnya di indonesia nih..
    katanya ingin memajukan anak bgs
    nyatanya malah memojokkan.

    ya Allah…
    Apa yang terjadi dgn Indonesiaku
    Semoga saja hati bapak2 kami terbuka
    untuk……………………………………….
    (jawab sndr toh Pak)

    pak……
    jngn gila donk….
    cukup kami saja yang gila karena Un yang jumlah ^

    pak…………….
    pak…………
    bangun!!!!
    bangun toh!!!!

  14. assalamu’alaikum wr. wb.
    sya kaget ketika dapet 6 plajaran bt UN…tpi sya coba tnang coz sya lbih siap bt prsiapan SPMB,,,,,,,,,msa2 tlh sya lalui dlm msa pncarian ilmu bt prsiapan UN n SPMB,,,,,,,kget bkan kpalang ktika sya dpt infrmasi ktanya nsib SPMB ga jlas…..aduh tlong donk phak2 yg brtanggngjawab lht kmi sbgai clon pnrus bngsa…thanks

  15. Gila ya sekarang!!!

    Semakin hari dibikin semakin susah

    kalau ada dua seleksi, kasihan calon mahasiswanya
    Selain harus merogoh kocek lebih banyak, otak mereka pun akan bekerja lebih keras
    Ujung2nya bingung
    N bisa2 salah dalam memilih masa depan
    Sebagai mahasiswa tahun 2007
    Saya GAK SETUJU
    Toh ujung2nya juga duit
    Kasian bagi yang gak mampu tai pingin kuliah

  16. duh ada spmb n ada umptn…….pasrah aj dah…..yang pnting belajarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr….l…………….he hehehehhhhhhheeee…….do’ain ja ya……………..

  17. kenapa biaya kuliah di negeri mahal???apa lagi skrng membingung kan ada tes 2 kali gimana nih ……..

  18. katanya mau memajukan anak bangsa tapi kenapa biaya kuliah tiap tahun naik melulu…dan ujian spmb ada masalah lagi…gimana bangsa indonesia ini ..klo sistem pemerintahan pendidikan kaya gini bangsa indonesia ga akan maju

  19. Knp c pemerintah se’enaknya sendiri nentuin nasib qt? Jgn egois dunk, jgn mikir duit trs..
    Kmrn pngumuman UAN 6 mapel jg ga prnh ada kjelasan.. Skrg SPMB qt jg mw d bikin bingung lg?? Knp c qt d ombang ambingkan gini?
    Menterinya kmn c? Lakuin sst dunk..gmn tu para rektor anak buah Bpk??
    Yawda de..thx y..
    Te2p smangat aja de..bljr yah!
    GbU

  20. hai,
    jd yang psatinya SPMB buat kta2 kpn ne…???
    udah ngak sabaran ge ne….
    tlg bapak,ibu,dll ya….

  21. aduh….gimana jadinya ni negeri klo untuk pendidikan aja dipersulit?????

    pendidkan kan yg bakalan menentukan nasib negeri ini biar ga di bodohi ma negara laen!!!
    betuUuuULLL…..????!!!!

    eh ya klo ada infi tentang smpb ksh tw dUn………….

  22. emng apa beda spmb ama umptn
    kan gak jauh beda ya.
    oh ya klo umptn kapn ne ujian nya kak
    tolong reply yachhh

  23. kak boleh nanya gak.
    klo misal nya ne tamatan 2007,apa masih bisa lanjutin spmb tahun depan gak kak
    plzzz reply ya kak
    heheh
    (-_0)

  24. wah…
    Gila bgt jaman sekarang … mau kuliah aja kok sulit nya minta ampun truz gmn caranya msk PTN nati kalo gk ada SPMB……..
    tapi untungnya gw udh kul di jurusan teknik kimia Unsri….
    jadi bagi temen2 yang belum kul di PTN , sabar aja yach…
    Nasib ada di tangan 4JJi swt kok…..
    hehe… (-_0)

  25. aduhhh…………..
    pusing nih klo spmb ga jadi

  26. ya mudah2an za spmb ga jadi batallll……….
    amin

  27. waduh . aku calon mahasiswa jadi bingung nih . aku udah ikutan smup unpad tapi pngen ikut spmb UI juga . tolong donk . spmb ma umptn kan gga jauh beda . mu skolah ajah susah gimana blajar ma lulusnya .
    plisss spmb jangan dibubarin .
    kak kalo ada kabar lgi kasitau aku yah .
    hhiks

  28. gw mahasiswa UGM 2007 yang masuk lewat SPMB 2007…
    karena gw disini bukan atas keinginan sendiri, gw pengen SPMB lagi, pengen masuk Komunikasi UI …
    tapi berita simpang siru gini, gimana mau konsen ato fokus ke SPMB 2008?

    mohon minta informasi dan perkembangannya ke email gw ..
    VERY IMPORTANT … thanks …

  29. spmb or umptn? mna sch yg jd? plz para rerktor PTN yg terhormat ptsn bntr lg loh bln Juli tuh

    plz reply to Bu_loex_ant@yahoo.com

  30. mao dikemanakan nasib anak bangsa kelak,,,
    secara yang duduk diatas sudah bersikap egoistis…mana tujuan luhur indonesia,mengangkat pendidikan setinggi2nya,
    apakah ini makna 100 tahun kebangkitan nasional?//
    tolonglah,,kami sudah lelah,capek,,
    sudah dicambuk 6 soal UN,sekarang SPMB ditiadakan….
    cccccccccccc

  31. jadi,sebenarnya spmb ini statusnya gmn?
    seseorang yg mau masuk PTN kan seolah-olah dipersulit dengan berita yg membuat mereka bingung.
    Gmn masalah spmb ini?
    teknisnya gmn untuk tahun ini?

  32. aduUu…..ribEt b9tz sE….
    udA UN 6 MapEl lg,,biAya pEndidikan MahaL,,truz skr9 Maw Msuk kUliah z dipErsulit..
    cUapE deWh…..
    yA ALlah,,mAw 9Mn pun cara’y,,Mudah”an bZa Lu”s..aMien…

  33. bisa-bisa,gara2 41 universitas keluar dari perhimpunan spmb dan bikin ujian sendiri,bisa2 siswa2 yang mau tes mahasiswa bakalan keliling indonesia tuh.(paling kecil,keliling pulau jawa).ribet banget,apalagi kita yang dari papua,udah jauh2 datang ke jawa,semua universitas buka peluang,malah kebingungan milihnya.trus………………………………………………………………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: